KLASIFIKASI MODEL DAN SISTEM
Model didefinisikan sebagai suatu
perwakilan atau abstraksi dari sebuah obyek atau situasi aktual. Model
memperlihatkan hubungan-hubungan langsung maupun tidak langsung serta kaitan
timbal balik dalam istilah sebab akibat. Oleh karena suatu model adalah abstraksi
dari realitas, pada wujudnya kurang kompleks daripada realitas itu sendiri.
Jadi, model adalah sutau penyederhanaan dari suatu realitas yang kompleks.
Model dikatakan lengkap apabila dapat mewakili berbagai aspek dari realitas
yang sedang dikaji. Sebagai contoh, boneka adalah model dari bentuk manusia;
boneka yang dapat tertawa, menangis, dan berjalan adalah model manusia yang
lebih lengkap, tidak hanya mewakili bentuk tetapi juga beberapa perilaku
manusia.
Klasifikasi perbedaan dari model
memberikan pertambahan pendalaman pada tingkat kepentingannya, karena dapat
dijelaskan dalam banyak cara. Model dapat dikategorikan menurut jenis, dimensi,
fungsi, tujuan pokok pengkajian atau derajad keabstrakannya.
Kategori umum adalah jenis model yang
pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi ikonik, analog, simbolik.
1. Model Ikonik
Model ikonik adalah perwakilan fisik
dari beberapa hal baik dalam bentuk ideal ataupun dalam skala yang berbeda.
Model ikonik mempunyai karakteristik yang sama dengan hal yang diwakili, dan
terutama amat sesuai untuk menerangkan kejadian pada waktu yang spesifik. Model
ikonik dapat berdimensi dua (foto, peta, cetak biru) atau tiga dimensi
(prototip mesin, alat). Apabila model berdimensi lebih dari tiga dimensi maka
tidak mungkin lagi dikonstruksi secara fisik sehingga diperlukan kategori model
simbolik.
2. Model Analog (Model Diagramatik)
Model analog dapat mewakili situasi
dinamik, yaitu keadaan berubah menurut waktu. Model ini lebih sering dipakai
daripada model ikonik karena kemampuannya untuk mengetengahkan karakteristik
dari kejadian yang dikaji. Model analog banyak berkesusuaian dengan penjabaran
hubungan kuantitatif antara sifat dan klas-klas yang berbeda. Dengan melalui
transformasi sifat menjadi analognya, maka kemampuan membuat perubahan dapat
ditingkatkan. Contoh model analog ini adalah kurva permintaan, kurva distribusi
frekuensi pada statistik, dan diagram alir.
3. Model Simbolik (Model Matematik)
Pada hakekatnya, ilmu sistem
memusatkan perhatian kepada model simbolik sebagai perwakilan dari realitas
yang sedang dikaji. Format model simbolik dapat berupa bentuk angka, simbol,
dan rumus. Jenis model simbolik yang umum dipakai adalah suatu persamaan
(equation). Bentuk persamaan adalah tepat, singkat, dan mudah dimengerti. Simbol
persamaan tidak saja mudah dimanipulasi daripada kata-kata, namun juga lebih
cepat ditangkap maksudnya. Suatu persamaan adalah bahasa universal pada
penelitian operasional dan ilmu sistem, dimana dipakai suatu logika simbolis.
Model dapat pula diklasifikasi
sebagai berikut:
1. Berdasarkan
fungsi:
Deskriptif: kondisi nyata
Prediktif: meramalkan
Normatif: seharusnya
2. Berdasarkan
struktur/morfologi:
Ikonik: sama dengan sistem nyata,
skala berbeda
Analog: fisik berbeda, perilaku sama
Simbolik
3. Berdasarkan
dimensi:
Satu dimensi: satu variabel
Multi dimensi: lebih dari dua
variabel
4. Berdasarkan
waktu:
Statik
Dinamik
5. Berdasarkan
aspek informasi:
Deterministik
Probabilistik
Model tak pasti
6. Berdasarkan
generalisasi
Khusus
Umum
7. Berdasarkan
derajat keterbukaan
Terbuka
Tertutup
8. Berdasarkan
derajat kuantifikasi
Mental: kualitatif, masih ada dalam
pemikiran seseorang
Verbal: model kualitatif yang telah
dirumuskan secara tertulis
Kuantitatif: statistik, optimasi,
heuristik, simulasi
Contoh Klasifikasi model
berdasar subjektif
1. Tipe
produk; consumer goods, industrial goods.
2. Fungsi
integratif; integrasi dari manufaktur, pedagang eceran, konsumen, agen, dan
faktor lainnya.
3. Tingkat
komoditi (Commodity class); kelas minuman (bir, kola, susu, jus-buah), kelas
makanan ternak, dsb.
4. Situasi
ekonomi; pure competition, olygopoly, monopoly, monopsony, dsb.
5. Operasional;
asembling, inspeksi, masini, casting, storing, transporting, dsb.
6. Tipe
problematika; produksi, pemasaran, finance, personnel, dsb.
7. Tipe
tehnologi; teknik operasi, (metoda alokasi, search, replacement, antrian,
dsb).
KLASIFIKASI SISTEM
Suatu sistem didefinisikan sebagai
himpunan atau kombinasi dari bagian-bagian yang membentuk sebuah kesatuan yang
kompleks. Namun tidak semua kumpulan dan gugus bagian dapat disebut suatu
sistem kalau tidak memenuhi syarat adanya kesatuan (unity), hubungan
fungsional, dan tujuan yang berguna. Suatu kawasan dengan berbagai sumber daya
dan aktivitas di dalamnya merupakan suatu sistem yang kompleks.
·Sistem
Abstrak dan Sistem Fisik
Sistem abstrak (abstract system)
adalah sistem yang berisi gagasan atau konsep, misalnya sistem teologi yang
berisi gagasan tentang hubungan manusia dan tuhan. Sedangkan sistem fisik (physical
system) adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat, misalnya sistem
komputer, sistem sekolah, sistem akuntansi dan sistem transportasi.
Contoh sistem abstrak : Sistem
Teologia
Contoh sistem fisik : Sistem
Komputer, Sistem Transportasi, Sistem Perguruan Tinggi
·Sistem
Deterministik dan Sistem Probabilistik
Sistem deterministik (deterministic
system) adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat,
misalnya sistem komputer. Sedangkan sistem probabilistik (probabilistic system)
adalah sistem yang tak dapat diramal dengan pasti karena mengandung unsur
probabilitas, misalnya sistem arisan dan sistem sediaan, kebutuhan rata-rata
dan waktu untuk memulihkan jumlah sediaan dapat ditentukan tetapi nilai yang
tepat sesaat tidak dapat ditentukan dengan pasti.
Contoh sistem deterministik : Sistem
Komputer melalui program.
Contoh sistem probabilistik : Sistem
Evapotranspirasi, Sistem Serapan Hara, Sistem Fotosintesis.
· Sistem
Tertutup dan Sistem Terbuka
Sistem tertutup (closed system)
adalah sistem yang tidak bertukar materi, informasi, atau energi dengan
lingkungan, dengan kata lain sistem ini tidak berinteraksi dan tidak
dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya reaksi kimia dalam tabung yang
terisolasi. Sedangkan sistem terbuka (open system) adalah sistem yang
berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya sistem
perusahaan dagang.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar