WiMAX
(Teknologi Broadband Wireless Access)
MAKALAH
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah “Sistem Telekomunikasi”
disusun oleh :
KELOMPOK 2
(Teknologi Broadband Wireless Access)
MAKALAH
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah “Sistem Telekomunikasi”
disusun oleh :
KELOMPOK 2
Afis Pratama P : 30209121
Fariz Ababil : 30209047
Muh.Abrar : 30209086
Purbo Eko Prayono : 30209338
Wahyuni Juanda : 30209261
Fariz Ababil : 30209047
Muh.Abrar : 30209086
Purbo Eko Prayono : 30209338
Wahyuni Juanda : 30209261
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum.wr.wb
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala kekuatan ,kecerdesan dan kesehatan yang diberikan-Nya dalam menyusun makalah sistem telekomunikasi membahas “WiMAX Teknologi Broadband Wireless Access” untuk memenuhi tugas besar.
Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ike Nurjannah selaku pembimbing dan penguji materi ini. Melalui Beliau kami mendapatkan berbagai ilmu dan pemahaman. Terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung penyusunan makalah ini terutama sumber-sumber yang menyediakan deskripsi mengenai wimax broadband wireless access.
Ketahuilah dalam penyusunan makalah ini masih merupakan sebagian kecil mengenai wimax broadband wireless access disebabkan oleh batasan-batasan masalah. Pengambilan pokok pada wireless broadband access tidak secara menyeluruh hanya ada beberapa subjek. Semoga apa yang tercantum dalam makalah ini dapat menjadi pacuan atau pedoman dalam lingkup wimax.
Akhir kata melalui kami untuk memohon maaf yang sebesar-besarnya jikalau masih banyak terdapat kesalahan dalam penyusunan makalah ini. Sesungguhnya kebenaran itu datang dari Tuhan dan keburukan terdapat dari hamba-Nya yang selalu ingin berubah menjadi lebih baik.
Wa alaikumsalam wr.wb
Bandung, 20 November 2010
Penulis
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Teknologi selular yang selalu berkembang mulai dari AMPS, GSM hingga 3G. Teknologi yang berorientasi pada voice. Pada jaringan selular, telah dikembangkan juga untuk dapat mengalirkan data yang overlay dengan voice network seperti General Packet Radio System (GPRS),Enhance Data Rata for Global Evolution (EDGE), Wideband Code Division Multiple Access (WCDMA), dan High Speed Downlink Packet Access (HDSPA).
Salah satu teknologi akses wireless broadband access yang akan digunakan adalah wimax (worldwide interoperability for microwave access).
Broadband Wireless Access (BWA) standar yang saat ini umumnya diterima dan secara luas digunakan adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE). Umumnya masing-masing standar tersebut terus dikembangkan dengan varian-varian yang memiliki keunggulan pada penggunaan atau kondisi tertentu.
WiMAX merupakan standar internasional tentang broadband wireless access yang mengacu pada standar IEEE 802.16 . Standar ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh forum gabungan antar perusahaan dunia terkait operator wireless atau disebut WiMAX Forum.
WiMAX menembus pasar komersial untuk bersaing dengan produk-produk broadband lainnya.Secara teknis standar WiMAX memang dirancang memiliki kelebihan khusus dibanding dengan produk-produk BWA yang telah ada.
RUMUSAN MASALAH
- Definisi WiMAX
- Standar WiMAX 802.16
- Elemen Perangkat WiMAX
- QoS pada WiMAX
- Sinergis WiMAX dengan WiFi, DSL , dan Selular
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
Definisi WiMAX
WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.
Standar WiMAX 802.16
WiMAX merupakan standar BWA dengan kemampuan untuk menyalurkan data kecepatan tinggi. Banyak kemampuan lebih yang ditawarkan oleh teknologi WiMAX di banding teknologi sebelumnya seperti aplikasi baik untuk fixed,nomadix,portable maupun mobile.Standar 802.16 ini di fokuskan untuk mengatur spesifikasi system WiMAX pada layer MAC (layer 2) dan PHY (layer 1).
Secara sederhana perkembangan standar 802.16 dapat diuraikan sebagai berikut :
802.16
Standar ini mengatur pemanfaatan di band frekuensi 10.66GHz.Aplikasi yang mampu didukung baru sebatas dalam kondisi LOS.
802.16a
Menggunakan frekuensi 2-11 GHz, dapat digunkan untuk lingkungan NLOS. Standar ini difinalisasi pada Januari 2003.
Terdapat 3 spesifikasi pada physical layer dalam 802.16a :
• Wireless MAN-SC
• Wireless MAN-OFDM
• Wireless MAN-OFDMA
802.16d
Merupakan standar yang berbasis 802.16 dan 802.16a dengan beberapa perbaikan. 802.16a, juga dikenal sebagai 802.16-2004.Frekuensi yang digunakan sampai 11 GHZ. Standar ini telah difinalisasi 24 Juni 2004 terdapat 2 opsi dalam tranasmisi pada 802.16d yaitu TDD maupun FDD.
802.16e
Standar ini memenuhi kapabilitas aplikasi portability dan mobility.Standar ini telah difinalisasi di akhir tahun 2005. Berbeda dengan standar sebelumnya, antara standar 802.16d dan 802.16e tidak bias dilakukan interoperability sehingga diperlukan perangkat hardware tambahan bila akan mengoperasikan 802.16e.
Beberapa point penting standar WiMAX adalah sebagai berikut :
1. Secara umum WiMAX terbagi atas 2 yaitu untuk pelanggan fix dan nomadic dan standar 802.16e untuk portable dan mobile.
2. WiMAX merupakan system BWA yang memiliki kemampuan interobility antar perangkat yang berbeda dan dapat dioperasikan untuk kondisi LOS maupun NLOS.
3. WiMAX adalah standar teknologi yang memungkinkan penyaluran akses broadband melalui penggunaan wireless sebagi alternative kabel dan DSL.
Elemen Perangkat WiMAX
Elemen/ perangkat WiMAX secara umum terdiri dari BS di sisi pusat dan CPE di sisi pelanggan. Namun demikian masih ada perangkat tambahan seperti antena, kabel dan asesoris lainnya.
Base Station (BS)
Merupakan perangkat transceiver (transmitter dan receiver) yang biasanya dipasang satu lokasi (colocated) dengan jaringan Internet Protocol (IP). Dari BS ini akan disambungkan ke beberapa CPE dengan media interface gelombang radio (RF) yang mengikuti standar WiMAX. Komponen BS terdiri dari:
NPU (networking processing unit card)
AU (access unit card)up to 6 +1
PIU (power interface unit) 1+1
AVU (air ventilation unit)
PSU (power supply unit) 3+1
Antena
Antena yang dipakai di BS dapat berupa sektor 60°, 90°, atau 120° tergantung dari area yang akan dilayani.
Subscriber Station (SS)
Secara umum Subscriber Station (SS) atau (Customer Premises Equipment) CPE terdiri dari Outdoor Unit (ODU) dan Indoor Unit (IDU), perangkat radionya ada yang terpisah dan ada yang terintegrasi dengan antena.
QoS pada WiMAX
Adanya perkembangan teknologi baru pada WiMax tentunya diringi dengan kemampuan yang lebih bila disbanding dengan teknologi generasi sebelumnya.Interoperability, security,availability,capability,NLOS,jarak jangkau yang luas dan mobility , maka WiMAX menawarkan Qos. Dengan memberikan Qos yang beragam sangat menguntungkan baik bagi operator (provider service) maupun pelanggan.
Tipe-tipe QoS terdiri dari 4 macam :
1. UGS (Unsolicited Grant Service)
UGS digunakan untuk layanan yang membutuhkan jaminan transfer data dengan prioritas paling utama. Dengan demikian service dengan criteria UGS ini memiliki karakteristik :
• Seperti halnya layanan CBR (Constaint Bit Rate) pada ATM, UGS dapat memberikan transfer data secara periodic dalam ukuran yang sama (burst).
• Untuk layanan yang membutuhkan jaminan real time
• Efektifitas untuk layanan yang sensitive terhadap throughtput,latency,dan jitter seperti layanan TDM maximum
• Contoh untuk aplikasinya VoIP ,T1/E1 atau ATM CBR
2. Real Time Polling Service (rtps)
• Efektif untuk layanan yang sensitive terhadap throughput dan latency namun dengan toleransi yang lebih longgar di bandingkan dengan UGS
• Untuk real time services flows,periodic variable size data packet
• Garansi rate dan syarat delay telah ditentukan
• Parameter service : commited burst, commited time
3. Non-Real Time Polling Services (nrtPS)
• Efektif untuk aplikasi yeng membutuhkan throughput yang intensif dengan garansi minimal pada latency
• Layanan non-real time dengan regular variable size burst
4. Best Effort (BE)
• Untuk trafik yang tidak membutuhkan jaminan kecepatan data (best effort)
• Tidak ada jaminan (requirement) pada rate atau delaynya
• Contoh aplikasi internet (web browsing), email, FTP
Sinergis WiMAX dengan WiFi, DSL , dan Selular
1. Sinergis WiMAX dengan DSL
Layanan DSL merupakan layanan akses broadband internet dengan memanfaatkan kabel yang telah digelar ke pelanggaran. Dengan demikian, DSL difungsikan untuk menambah value added pelanggan telepon kabel dan optimalisasi jaringan kabel.
Jaringan (kofigurasi) DSL eksisting seperti gambar di bawah ini :
Dari gambar diatas merupakan bahwa perangkat DSL menjadi dua yaitu DSLAM yang diletakkan di sisi pusat (operator) dan modem DSL yang berada di lokasi pelanggan. DSL mengoptimalkan jaringan kabel yang telanjur digelar ke pelanggan.Tetapi, terdapat beberapa hambatan atau kendala yang harus dipikirkan oleh calon operator DSL sebagai berikut :
• Keterbatasan jarak, berdasarkan pengalaman di lapangan dan studi literature maka di sarankan jarak antara pelanggan (remote modem DSL) dengan operator (posisi DSLAM) berada sekitar 5 km. Lihat gambar dibawah yang menghubungkan antara jarak dan data rate yang mampu disupport
• Kualitas kabel, mengingat jaringan kabel yang telah lama di gelar (puluhan tahun), maka secara otomatis akan menurunkan kualitas jaringan kabel. Dengan demikian, kecepatan data yang mampu diberikan sebanding dengan kualitasnya.
• Efektif,penggunaan modem DSL cukup efektif bila memenuhi beberapa kondisi sebagai berikut :
Kabel telah tergelar ke pelanggan.
Wiring/panjang kabel sesuai dengan spesifikasi untuk menyalurkan kecepatan data tertentu.
Kabel dalam kondisi baik sehingga tidak memerlukan rekondisioning atau peremajaan/penggantian.
Perangkat digunakan telah compatible.
Pemanfaatan Jaringan WiMAX oleh operator DSL adalah untuk mengatasi kendala kualitas jaringan kabel yang kurang baik dan untuk last-mile bagi layanan berbasis DSL untuk area cakupan DSL tidak/belum sampai. Lihatlah gambar di bawah ini :
Bagi operator DSL penggelaran WiMAX dapat bersifat sebagai pelengkap/complement maupun pengganti/supplement layanan DSL. WiMAX sebagai pelengkap layanan DSL dengan tujuan untuk mengatasi jangkauan DSL yang terbatas serta mengatasi kualitas QoS yang menjadi lebih baik. Selain itu penggelaran WiMAX dapat digunakan backhaul antara suatu jaringan DSL dengan jaringan DSL lain yang terpisah cukup jauh.
2. Sinergis WiMAX dengan WiFi
Sesuai dengan perkiraan tingkat ketersediaan perangkat WiMAX di pasaran yang tentunya akan mengikuti jadwal sertifikasi dari WiMAX forum , maka strategi implementasi kombinasi WiMAX dengan WiFi dapat dilakukan dalam 3 tahapan utama :
Sebagai Backhaul pada WiFi Mesh Network
Sebagai Backhaul antar WiFi Mesh Network
Integrasi Penuh WiFi-WiMAX
3. Sinergis WiMax dengan Selular
Secara umum konsep konvegensi pada telekomunikasi mencakup 3 aspek yaitu terminal device, service, dan jaringan.Dengan sinergi antara jaringan mobile dan jaringan fixed , operator telekomunikasi dapat menyediakan layanan kepada pelanggan dimanapun mereka berada dengan akses teknologi dan terminal yang ada.
Aspek Terminal Pelanggan
Sinergi di sisi terminal memiliki pengertian bahwa, sinergi akan membuat mekanisme interoperability antara berbagai jenis akses dapat terlaksana.
Aspek Layanan/Service
Sinergi di sisi service memiliki arti bahwa sinergi dapat menyediakan akses terhadap layanan baik itu melalui jaringan mobile ataupun jaringan fixed melalui berbagai access network yang berbeda-beda.
Aspek Jaringan
Sinergi sisi jaringan memiliki pengertian bahwa nantinya layanan fixed dan mobile dapat di akses melalui jaringan yang sama. Jaringan yang dibagi menjadi 2 macam yaitu jaringan core network dan access network.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar